Senin, 15 April 2013

DBL Banten 2013

Ditahun ini, sekolah gue mengikuti event basketball nd dance competition di DBL Indonesia. Tanggal 18 Maret 2013 kemarin lah yang menjadi tanggal mainnya basket putra nd dance dari sekolah gue. But if someone ask kenapa kok cuma basket putra aja yang ikut nd basket putri-nya ga ada...yup, gue sendiri aja yang ikut ekskul basket putri pun merasa kecewa ya karena gabisa ikut. Hmm ini dikarenakan oleh satu hal aja kok hehehe..

Walaupun anak2 basket putri ga ikut, tapi kita tetap support mereka loh. Caranya? Dengan doa yang pasti, juga kalo mereka latihan ya kita ikut dateng walaupun secara kebetulan, juga teriak2 semangatin mereka walaupun ini jarang terjadi haha. Gue pun menilai kalo latihan mereka udah lumayan maksimal bareng coach tercinta, coach pun kadang sering marah2in mereka tapi gue tau itu sebagai koreksi buat mereka kalo mau maju.

Team basket putra yang udah terpilih untuk maju ikut DBL, anggota yang pertama adalah sang captain DBL alias Alham Haffahd, next ada Radityo Alsanuary, Juan Patrick, Farizan Nadhil, Ryan Biando, Riandaya Ibrahim, Ketut Sila, Reza Fawazul, Luthfan Shadeq nd Haby Junda. Sekolah kita mengirimkan 10 orang pemain basket putra. Selain basket, dance dari sekolah pun juga kita kirim. Anggota dance pun juga sebanyak 10 orang nd terdiri dari perempuan semua, nama club dance-nya pun bisa disebut dengan "Mademoiselle Dance". Yikes!

Sebelum H-1 DBL, gue nd 3 orang teman lainnya berencana untuk membuat sebuah spanduk yang mana akan dibawa ketika DBL berlangsung. Ya, akhirnya gue, Shasha, Ravena serta Chitos berhasil membuat spanduk tersebut dengan bermodalkan cat minyak, kuas serta kain putih yang panjang itu. Sebagai salah satu orang supporter nantinya di Gor, supaya terlihat lebih ramai nd menunjukkan bahwa kita mendukung basket nd dance-nya SMAN 8 Tangerang, kita berempat bela2in menyelesaikan pembuatan spanduk tsb s/d jam setengah 12 malam. Ga cuma itu, kita juga mengumumkan ke semua warga delta yang ingin nonton DBL tsb diharapkan memakai baju merah-merah, yap dresscode sekolah kita pun berwarna merah.

And...it came to the day. Jam 4 sore pun, warga delta yang beramai-ramai ikut nonton DBL telah duduk manis di kursi penonton. Para supporter pun bersorak-sorai mendukung team basket putra yang sebentar lagi akan tanding, kemeriahan pun ditunjukkan dengan kita yang menyanyikan sebuah yel2, lalu dilanjutkan dengan membuat sebuah wave alias ombak berjalan dipenonton. Ditengah kemeriahan tsb, gak lupa loh kita keluarin spanduk hasil karya kita nd topi2 unik bikinan Ravena dkk juga dikeluarkan. Well, ini nih kemeriahan para penonton dengan dresscode merahnya...

Nah, ini dia foto gue bersama Denysa nd Shindy sambil mengenakan baju merah juga topi uniknya:p



Ini dia keramaian kemeriahan merah-merahnya warga delta!
Posternya bisa dilihat ada dipojok kiri bawah penonton..

Dan inilah yang lebih jelasnya:)

Pertandingan pun dimulai, sekolah kita mendapat kesempatan untuk bertanding dengan SMAN 10. Mereka bertanding diiringi suara penonton yang bersorak meriah mendukung mereka, diakhir pertandingan tersebut pun sangat menegangkan sekali. Score yang kita dapat, beda tipis dari score lawan. Team basket putra yang awalnya sudah bermain bagus, semakin memperlihatkan permainan bagusnya diakhir2 pertandingan meskipun kita harus mengakui bahwa kita kalah. 

Hmm gue pun merasa sedikit kecewa sih, but yang gue liat dari awal permainan pun mereka udah tampil sangat bagus nd udah berusaha memberikan yang terbaik. Score yang kita dapat adalah 14-16 untuk team lawan. Nah untuk anak2 dance, kalian juga udah tampilin yang terbaik kok, jangan berkecil hati ya. U did ur best guys:)

Ini mereka sebelum pertandingan dimulai.. 

Anak dance ketika perform..

Oiya, untuk supporter yang merah-meriah itu, kita semua masuk artikel-nya DBL Indonesia loh haha. Silahkan klik link ini guys!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar